Situs Media Informasi Kantor Imam Khamenei

Pesan Balasan Pemimpin Besar Revolusi kepada Sekjen dan Para Pejuang Hizbullah

Jihad dan Perlawanan: Satu-Satunya Jalan Menghadapi Amerika dan Rezim Zionis

Ayatullah Sayyid Mujtaba Hosseini Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam, dalam surat balasannya (Senin, 27/7) terhadap pernyataan baiat dan kesetiaan yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal serta para pejuang Hizbullah yang beriman dan pemberani, menegaskan kembali kebijakan strategis Republik Islam Iran dalam mendukung para pejuang Lebanon.

Ia menyoroti peran Hizbullah Lebanon sebagai pelopor perlawanan terhadap musuh Zionis sekaligus sumber inspirasi bagi bangsa-bangsa merdeka di dunia dalam membebaskan diri dari penindasan arogansi global. Ia juga menegaskan bahwa Republik Islam Iran menjadikan terpeliharanya keutuhan wilayah Lebanon serta penghentian secara menyeluruh dan tanpa syarat atas agresi rezim Zionis sebagai syarat utama dalam setiap kesepahaman untuk mengakhiri perang yang dipaksakan oleh Amerika Serikat.

Berikut teks lengkap surat Pemimpin Besar Revolusi Islam.

 

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

"Wahai orang-orang yang beriman! Perangilah orang-orang kafir yang berada di sekitar kalian, dan hendaklah mereka merasakan ketegasan dari kalian...."
(QS. Al-Taubah [9]: 123)

Kepada Yang Terhormat Hujjatul Islam wal Muslimin Syekh Naim Qasim (Semoga Allah Menjaga dan Memuliakannya),

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon beserta seluruh komandan dan para pejuang Hizbullah yang rela berkorban, sabar, dan teguh.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Surat yang Saudara-saudara kirimkan—wahai saudara-saudara dan anak-anakku, para pejuang Hizbullah yang beriman dan pemberani—yang membawa pesan keteguhan dan istikamah demi meninggikan kalimat Allah, serta keyakinan terhadap janji-janji agung Al-Qur'an dan cita-cita mulia yang diwariskan oleh Imam Khomeini dan pemimpin syahid, Ayatullah Agung Khamenei (semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada keduanya), sungguh merupakan surat yang layak mendapat penghargaan dan penghormatan.

Pada hari ini, ketika bangsa-bangsa di dunia telah jenuh terhadap kezaliman dan penindasan yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat serta kaum Zionis pelaku kejahatan yang menghancurkan kehidupan dan keturunan manusia, tidak ada lagi jalan selain jihad dan perlawanan. Keteguhan di jalan ini akan mengantarkan para pejuang kebenaran kepada pertolongan yang telah dijanjikan Allah.

"...Dan merupakan kewajiban Kami untuk menolong orang-orang yang beriman."
(QS. Al-Rum [31]: 47)

Kini, Hizbullah Lebanon sebagai pelopor kelompok-kelompok perlawanan yang berdiri menghadapi serangan brutal rezim Zionis beserta para pendukungnya, tetap kokoh laksana batu karang yang tak tergoyahkan. Keteguhan tersebut telah menjadi sumber inspirasi bagi bangsa-bangsa merdeka di seluruh dunia dalam perjuangan membebaskan diri dari kezaliman dan penindasan arogansi global beserta para kaki tangannya.

Tidak diragukan lagi, bagian besar dari keberhasilan ini merupakan buah dari kesabaran, kemuliaan akhlak, pengorbanan, dan solidaritas rakyat Lebanon, khususnya masyarakat di wilayah selatan negara tersebut.

Republik Islam Iran, sejalan dengan garis kebijakan Pemimpin Besar dan Syahid Revolusi, Imam Sayyid Ali Khamenei (semoga Allah meridainya), telah menetapkan dukungan terhadap para pejuang yang tertindas namun tangguh ini sebagai salah satu kebijakan strategisnya. Dalam kerangka itu, Iran juga menempatkan terjaganya keutuhan wilayah Lebanon serta penghentian secara total dan tanpa syarat atas agresi rezim Zionis sebagai syarat pertama dalam setiap kesepahaman untuk mengakhiri perang yang dipaksakan oleh Amerika Serikat.

Semoga rahmat dan salam Allah senantiasa tercurah kepada para syuhada, para korban luka, keluarga mereka yang penuh kesabaran, serta para muhajirin fi sabilillah yang dengan tabah memikul berbagai penderitaan.

Salam Allah juga tercurah kepada ruh suci Sayyid Hasan Nasrallah, Sang Pemimpin Syuhada Hizbullah, beserta seluruh komandan terdahulu gerakan perlawanan dan para sahabatnya yang telah gugur syahid (semoga Allah meridai mereka semua). Merekalah yang menumbuhkan benih perlawanan Islam hingga menjadi pohon yang kokoh berakar dan menjulang tinggi ke langit; para pejuang yang melalui jihad dan perlawanannya telah menghadirkan kemuliaan dan kehormatan bagi Lebanon di tengah dunia Islam.

Sebagai penutup, saya berharap berkat doa Imam Zaman (semoga Allah menyegerakan kemunculan beliau), limpahan rahmat, pertolongan, dan karunia Ilahi senantiasa menyertai seluruh pejuang, para syahid, para veteran perlawanan, para muhajirin, serta keluarga mereka yang sabar dan teguh.

"Dan Kami hendak memberikan karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi, menjadikan mereka para pemimpin, serta menjadikan mereka sebagai pewaris (bumi)."
(QS. Al-Qashash: 5)

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sayyid Mujtaba Hosseini Khamenei

 

 

Pernyataan Baiat Para Pejuang Hizbullah Lebanon kepada Pemimpin Besar Revolusi Islam

Dalam surat yang mereka tujukan kepada Pemimpin Besar Revolusi Islam, para pejuang Hizbullah Lebanon menegaskan:

"Dari tengah medan pertempuran, tempat kami menapaki perjuangan Karbala melawan para Fir'aun zaman ini, kami mengulurkan tangan baiat kepada Anda dengan seluruh kekuatan dan keteguhan. Kami meyakini bahwa baiat ini pada hakikatnya adalah baiat kepada Al-Hujjah, Imam Mahdi (aj), karena Anda adalah wakil beliau yang sah dan hujjah beliau atas kami pada masa Ghaibah Kubra."

Berikut teks lengkap surat para anggota dan pejuang mujahid Hizbullah.

Kepada Yang Mulia Ayatullah Sayyid Mujtaba Hosseini Khamenei

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Segala puji bagi Allah Yang Mahatinggi, yang memuliakan orang-orang beriman dan menghinakan para penindas; Dia yang menjadikan kehidupan kami sebagai jalan jihad dan persiapan menyongsong kemunculan Imam Mahdi (aj), serta menetapkan kematian kami sebagai kesyahidan di jalan-Nya di tangan makhluk-makhluk-Nya yang paling durhaka.

Salawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad saw., beserta keluarga suci beliau. Semoga Allah mempercepat kemunculan mereka yang mulia, sementara kami tetap berada dalam limpahan kebaikan dan keselamatan.

Allah Swt berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah, taatilah Rasul, dan ulil amri di antara kalian." (QS. Al-Nisa' [4]: 59).


Amma ba'du,

Kepada pemimpin kami, Imam, Pemimpin Umat, dan Wali Fakih, Ayatullah Sayyid Mujtaba Khamenei yang kami muliakan.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kami, putra-putra dan saudara-saudara Anda, para pengikut Khamenei di Hizbullah—Perlawanan Islam Lebanon—menyampaikan surat ini dengan hati yang penuh harapan dan doa, semoga Anda senantiasa berada dalam kesehatan, keselamatan, serta berada di bawah lindungan dan penjagaan Allah Yang Mahakuasa.

Pertama-tama, kami menyampaikan ucapan selamat kepada Anda atas kesyahidan ayahanda Anda, pemimpin dan syahid kami. Dengan kesyahidannya, ia menutup puluhan tahun perjalanan jihad dan kepemimpinan, menghimpun ilmu dan amal dalam dirinya, membuka pintu-pintu ilmu, kemurahan, dan pengabdian sebagai seorang fakih yang arif, cendekiawan Al-Qur'an, sekaligus pemimpin yang diberi taufik oleh Allah. Hingga akhirnya, sebagaimana kakeknya yang mulia, Imam Ali Khamenei gugur syahid di tangan para "Ibnu Muljam" zaman ini.

Kami juga menyampaikan penghormatan atas kesyahidan, luka-luka, dan seluruh pengorbanan para saudara, saudari, putra-putri Anda dari kalangan pejuang umat di front perlawanan, khususnya para pejuang dari negeri tercinta Iran. Kami memohon kepada Allah agar melimpahkan rahmat-Nya kepada para syahid, memberikan kesembuhan yang sempurna kepada para korban luka, serta menganugerahkan kesabaran dan keteguhan kepada keluarga mereka.

Kami yang berulang kali mendapat kehormatan berziarah ke Mashhad al-Muqaddas dan menimba cahaya wilayah di hadapan Imam Ridha as., mengangkat panji Imam Husain as. dengan tangan jihad dan persiapan menyongsong kemunculan Imam Mahdi (aj). Dari garis depan pertempuran melawan musuh—yang bagi kami merupakan makna sejati dari seruan "Labbaik" dan "Hayhat minna adz-dzillah" (pantang hina)—kami menjabat tangan saudara-saudara kami, putra-putra Imam Ridha as., para lulusan madrasah Imam Khomeini, para penerus jalan Imam Khamenei, para pengibar panji Anda, yakni pasukan Garda Revolusi Islam, Basij, serta seluruh insan merdeka dan terhormat di Republik Islam Iran yang hidup dalam naungan wilayah.

Pada diri mereka kami melihat kecintaan dan pengorbanan Imam Husain as., keberanian dan kesetiaan Abbas, serta keyakinan dan loyalitas Salman al-Farisi.

Kini, Andalah yang memikul panji Islam Muhammadi yang murni; panji yang dahulu diemban oleh Imam Khomeini, kemudian diteruskan oleh pemimpin syahid, dan merupakan panji yang pernah dikibarkan Imam Husain as. di Karbala ketika ia berdiri seorang diri menghadapi ribuan pasukan musuh seraya berseru dengan penuh kemuliaan:

"Demi Allah, aku tidak akan pernah menyerahkan tanganku kepada kalian dengan penuh kehinaan."

Wahai Pemimpin kami,

Dari tengah medan perjuangan, tempat kami menapaki jalan Karbala melawan para Fir'aun zaman ini, kami mengulurkan tangan baiat kepada Anda dengan seluruh kekuatan dan keteguhan. Kami meyakini bahwa baiat kepada Anda pada hakikatnya adalah baiat kepada Al-Hujjah, Imam Mahdi (aj), karena Anda adalah wakil yang sah dan hujjah atas kami pada masa Ghaibah Kubra.

Kami juga berjanji akan terus berjalan bersama Anda di jalan kemuliaan, dengan penuh kesabaran sambil mempersiapkan datangnya kemunculan Imam Mahdi (aj). Sebagaimana kami setia kepada pemimpin syahid kami, demikian pula kami akan tetap setia kepada Anda, tanpa pernah gentar terhadap celaan siapa pun dalam menjalankan perintah Allah.

Amanah para syuhada, para korban luka, para tawanan, mereka yang hilang, serta keluarga mereka yang sabar, kami pikul di atas pundak kami. Di dalam hati kami tetap hidup jalan perjuangan Khamenei Sang Syahid; jalan yang berlandaskan kekuatan, kemuliaan, dan tawakal kepada Allah Swt.

Di bawah kepemimpinan Anda, dengan izin Allah, kami akan terus melangkah di medan perjuangan. Kami akan mengusung panji Islam berdasarkan petunjuk Al-Qur'an dan Ahlulbait as., menjadikan Imam Mahdi (aj) sebagai cahaya penuntun perjalanan kami, serta meneladani para syuhada yang telah lebih dahulu menempuh jalan ini.

Kami tidak akan pernah merasa sendiri di jalan hidayah, sebab bersama kami berjalan rombongan para syuhada, korban luka, para ibu, ayah, istri, dan seluruh keluarga besar umat perlawanan serta barisan jihad.

Di bawah kepemimpinan Sekretaris Jenderal kami, Syekh Mujahid Naim Qasim (semoga Allah senantiasa menjaganya), kami terus melangkah dengan keyakinan penuh terhadap janji Allah tentang pewarisan bumi kepada orang-orang yang beriman dan tegaknya agama-Nya di bawah kepemimpinan Al-Manshur dari keluarga Muhammad saw. Hingga janji Ilahi itu terwujud, tidak akan terlihat dari diri kami selain ketaatan, tekad meraih kemenangan, dan kerinduan akan kesyahidan.

"Dan kemenangan itu tidak datang kecuali dari sisi Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana." (QS. Ali 'Imran [3]: 126)

Segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam.

Putra-putra dan saudara-saudaramu 

Hizbullah – Perlawanan Islam Lebanon

 

 

700 /