Situs Media Informasi Kantor Imam Ali Khamenei

Pemimpin Besar Revolusi Islam:

Rahbar: Akrab Dengan Al-Qur’an Akan Memberikan Kekuatan Kepada Umat Islam

Awal Ramadhan bulan jamuan Ilahi, Huseniyah Imam Khomeini (ra) menggelar acara haflah al-Qur’an yang dihadiri oleh para qari, hafidz, guru al-Qur’an dan aktivis Qur’ani. Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatollah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei yang hadir dalam acara itu memberikan penilaian positif terhadap aktivitas Qur’ani dalam mendekatkan masyarakat Islam kepada pemahaman al-Qur’an.

 

“Perlu perencanaan yang matang untuk membuat masyarakat akrab dengan kandungan dan makna-makna al-Qur’an,” kata beliau.

 

Rahbar menegaskan bahwa masyarakat Islami akan semakin kokoh berkat keakrabannya dengan al-Qur’an, dan inilah yang memberinya kekuatan untuk melangkah dan melewati semua rintangan. Beliau menyebutkan beberapa hal yang merupakan buah dari keakraban dengan al-Qur’an diantaranya ‘menguatnya keimanan, tawakkal kepada Allah dan keyakinan akan datangnya janji pertolongan Allah’ dan ‘keterhindaran dari kekhawatiran akan ancaman materi’.

 

Ayatollah al-Udzma Khamenei mengungkapkan, “Merenungkan ayat-ayat al-Qur’an akan mengeluarkan masyarakat Islam dari kegelapan khurafat dan kesesatan, serta ketakutan dan khayalan lalu membimbingnya kepada makrifat ilahi. Dan, inilah yang sekarang menjadi kebutuhan mendesak bagi Dunia Islam dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada.”

 

Menyinggung kearifan umat Islam yang semakin meningkat, Pemimpin Besar Revolusi Islam mengatakan, “Inilah yang ditakutkan oleh musuh-musuh Islam, sehingga mereka berusaha menghancurkan Islam dengan menggunakan nama dan kemasan Islam.”

 

Beliau mengingatkan kembali akan ungkapan Imam Khomeini (ra) tentang Islam ala Amerika dan Islam murni ajaran Nabi Muhammad Saw. “Meski secara lahirnya tampil dalam bentuk dan nama Islam, tapi Islam ala Amerika bisa bergandengan tangan dengan thaghut dan Zionisme, siap tunduk kepada kaum mustakbirin, dan sepenuhnya mengabdi kepada kepentingan thaghut dan AS (Amerika Serikat),” kata beliau.

 

Rahbar menegaskan, ada banyak bukti nyata yang menunjukkan peran kunci agen-agen spionase musuh dalam menciptakan krisis dan bencana di berbagai negeri Muslim seperti Irak. “Hanya dengan mengenal ajaran al-Qur’an, umat Islam akan terhindar dari bencana-bencana dan pengkhianatan seperti ini,” imbuh beliau.

700 /